
Perbankan syariah (ilustrasi)
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Utama BNI Syariah, Imam Teguh
Saptono mengatakan, jumlah dana yang dikelola bank syariah baru mencapai
Rp 300 triliun. Dengan jumlah mayoritas warga Muslim di Indonesia,
seharusnya potensi dana yang dikelola perbankan syariah bisa lebih besar
lagi.
Imam membandingkan dana kelolaan bank syariah dengan hasil dari
amnesti pajak. "Dana yang dikelola bank syariah baru mencapai Rp 300
triliun selama hampir 20 tahun, sedangkan pengampunan pajak dalam tiga
bulan dapat mengumpulkan Rp 97 triliun dana tebusan," ujarnya di
Jakarta, Selasa (4/10).
Mengawali tahun baru Islam 1438 Hijriyah, BNI Syariah sebagai
institusi perbankan syariah berupaya menggerakkan pertumbuhan ekonomi
syariah melalui program riba amnesti. Yakni dengan menjalankan transaksi
keuangan secara syariah melalui bank syariah sebagai penerima riba
amnesti.
"Melalui program ini BNI Syariah mengajak masyarakat untuk merasakan
syukur dan nikmat melalui proses taubat, hijrah, dan tawakal, berserah
diri kepada Allah SWT dengan meninggalkan sisa riba sesuai tuntunan
Surat Al Baqarah 278-279," ujarnya.
Imam berharap, kedepannya BNI Syariah dapat terus memberikan manfaat
bagi sesama, sehingga Allah SWT berkenan memberikan keberkahan dunia dan
akhirat.
Sumber : Republika
Tidak ada komentar:
Posting Komentar